BREAKING NEWS

Apa Kabar Yayasan An-Nur Green Menganti? "Timbul Tenggelam", Bagaimana Kelanjutannya…


MengantiMajelis Rakyat Kecil -- Dulu, ada cita-cita besar yang lahir di tengah jamaah Masjid An-Nur: menjadikan masjid ini sebagai masjid yang maju, modern, dan makmur. Salah satu jalan yang ditempuh adalah mendirikan Yayasan Masjid An-Nur—lembaga resmi berbadan hukum yang diakui pemerintah. Harapannya, dengan adanya yayasan, jangkauan dakwah dan donasi tidak hanya berhenti di lingkup Perumahan Green Menganti, tetapi bisa lebih luas dan berkelanjutan.

Namun, perjalanan waktu menghadirkan dinamika. Dari satu periode ketakmiran ke periode berikutnya, fokus pengelolaan sering berubah: ada yang menekankan pembangunan fisik, ada yang lebih mengutamakan kegiatan, dan ada pula yang mencoba menata kelembagaan. Akibatnya, gagasan mendirikan yayasan sempat redup dan hampir hilang dari pembicaraan.

Setahun lalu, semangat itu kembali muncul. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) An-Nur sangat membutuhkan lembaga induk yang berbadan hukum agar aktivitasnya lebih kuat, resmi, dan terarah. Bahkan, salah seorang pendiri Masjid An-Nur sudah memberikan dukungan nyata berupa transfer dana awal sebagai persiapan pendirian yayasan. Sayangnya, gaung itu hanya bertahan beberapa bulan, lalu kembali tenggelam.

Kini, desakan itu terdengar lagi—dan kali ini lebih kuat. TPQ An-Nur benar-benar membutuhkan payung hukum berupa Yayasan Masjid An-Nur. Harapan serupa juga disampaikan Ketua Takmir, Ustadz Sarina. Beliau berharap dorongan ini tidak berhenti di tengah jalan, melainkan benar-benar diwujudkan.

Melihat kondisi ini, sudah saatnya pendirian Yayasan Masjid An-Nur dibicarakan secara terbuka dengan melibatkan seluruh pengurus, tokoh masyarakat, dan jamaah. Segala pendapat perlu ditampung, konsekuensi plus-minus dipahami bersama, dan yang tak kalah penting: proses pemilihan Dewan Pembina, Dewan Pengurus, dan Dewan Pengawas harus dilakukan secara musyawarah, transparan, dan penuh tanggung jawab.

Dengan demikian, perubahan dari pola kepengurusan takmir menuju bentuk yayasan bisa dipahami, disosialisasikan, dan dijalankan bersama tanpa menimbulkan waswas atau ketidaknyamanan.

Semoga ikhtiar yang dipimpin Ustadz Sarina ini menemukan jalan terbaik. Dan semoga Allah SWT selalu membimbing seluruh takmir, hingga pada akhirnya Masjid An-Nur benar-benar menjadi masjid yang makmur, modern, dan dicintai umat.

Tim Media Majelis Rakyat Kecil 
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar