BREAKING NEWS

Kegiatan Ngaji dan Kultum Reflektif di Pondok Aki-Aki Green Menganti

Kegiatan Rutin Pondok Aki Aki belajar baca Al-Qur'an dengan baik bersama Ustadz Sofyan.

 Menganti Gresik,MAJELIS RAKYAT KECIL, 27 September 2025 — Sebanyak 20 santri aki aki mengikuti kegiatan ngaji Al-Qur’an yang rutin digelar di Pondok Aki-Aki, Blok D RW 09 Perum Green Menganti. Kegiatan ini dipandu oleh Ustadz Sofyan sebagai pembimbing utama, dan dilanjutkan dengan kultum reflektif oleh Ustadz Wawan yang menyentuh berbagai isu spiritual dan sosial.

Ngaji Qur’an: Menjaga Semangat Ruhani di Usia tidak Muda Lagi

Meski usia tak lagi muda, para santri tetap semangat mengikuti pembacaan dan tadabbur Al-Qur’an. Suasana khusyuk dan penuh ketenangan menyelimuti ruangan, menjadi bukti bahwa semangat belajar agama tak mengenal batas usia.

Setelah Mengaji  dan Mendengarkan Kultum kita sarapan Bareng. Indahnya kebersamaan

 Kultum Ustadz Wawan: Dunia Sudah Senja, Akhirat Harus Siap

Dalam kultumnya, Ustadz Wawan mengingatkan bahwa sejak zaman Rasulullah SAW, dunia sudah berada di penghujung waktu. Kini, godaan dunia semakin kuat, dan banyak manusia kehilangan rasa malu dalam berbuat dosa.

 “Di zaman Rasulullah saja dunia ini sudah seperti waktu maghrib, apalagi sekarang. Kita harus bermuhasabah dan mempersiapkan bekal akhirat,” ujar beliau.

Beliau juga menyoroti fenomena korupsi dana haji, hilangnya rasa tanggung jawab, dan lunturnya sumpah di hadapan Al-Qur’an. Menurutnya, banyak orang yang tahu agama namun tetap tergoda oleh jabatan dan harta.


Tiga Kunci Mendekatkan Diri kepada Allah

Ustadz Wawan menyampaikan tiga prinsip utama untuk mendekatkan diri kepada Allah:

1. Bertakwa di mana pun berada – Takwa harus menjadi pakaian ruhani dalam setiap aktivitas.

2. Yakin akan kehidupan setelah kematian – Jangan ragu tentang kubur dan akhirat.

3. Berakhlak mulia dalam pergaulan – Sabar menghadapi orang yang menyakiti, dan tetap menjaga adab.

Beliau menekankan pentingnya kejujuran, akhlakul karimah, dan kesederhanaan dalam hidup. “Lebih baik kita di akhirat tidak menyesal, daripada di dunia glamor tapi kosong,” tuturnya.

Harapan untuk Negeri

Kultum ditutup dengan doa agar negeri ini diberi hidayah dan dipimpin oleh orang-orang jujur. Ustadz Wawan berharap masyarakat kecil tetap istiqamah dalam kebaikan, meski hidup di tengah arus dunia yang penuh godaan.


Tim Media Rakyat Kecil 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar