BREAKING NEWS

Pemuda Green Menganti “BUKTIKAN” Kepedulian Bukan Sekadar Wacana

 

Pemuda Green Menganti bergerak bersama, bukti nyata semangat kebersamaan. Kini saatnya kita juga membuka hati, bergandeng tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Sumatra
Pemuda Green Menganti bergerak bersama, bukti nyata semangat kebersamaan. Kini saatnya kita juga membuka hati, bergandeng tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Sumatra

“Dari Keraguan, Pemuda Green Menganti bergerak bersama, bukti nyata semangat kebersamaan. Kini saatnya kita juga membuka hati, bergandeng tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Sumatra, Hingga Bukti Nyata: Pemuda Green Menganti Menjalankan Amanah Kemanusiaan”

Green Menganti, MAJELIS RAKYAT KECIL- Gresik – Kepedulian sosial tidak selalu berjalan mulus. Namun hal itu justru dibuktikan oleh Pemuda Green Menganti yang dengan penuh kesungguhan menuntaskan amanah kemanusiaan bagi korban Bencana Banjir Sumatera.

Perjuangan itu dimulai dari keraguan. Saat wacana pembukaan donasi barang muncul, kondisi lapangan tidak ideal. Sejumlah lembaga pengiriman seperti JNE dan Pos Indonesia telah menutup layanan pengiriman donasi sejak 10 Desember 2025. Sementara lembaga filantropi seperti Lazismu dan lainnya hanya menerima donasi dalam bentuk uang.

Tidak berhenti pada keterbatasan, Pemuda Green Menganti justru memperluas koordinasi. Mereka menggandeng Ketua RW 08, Ketua RW 09, Takmir Masjid An-Nur, serta Takmir Masjid Ar-Rokib. Koordinasi juga dilakukan hingga ke BPBD Kota Surabaya yang masih membuka Posko Bencana Sumatera di Balai Kota Surabaya.

Sejak tanggal 11 hingga 14 Desember 2025, Posko Donasi didirikan di depan Perumahan Green Menganti. Posko ini dijaga siang dan malam secara bergiliran, melibatkan seluruh elemen kepemudaan: Remaja Masjid An-Nur, Remaja Masjid Ar-Rokib, serta Karang Taruna RW 08 dan RW 09.

Para pemuda tak hanya menunggu. Mereka turun langsung ke masyarakat, melakukan “jemput bola”, bahkan dengan penuh kerendahan hati meminta waktu dalam Pengajian Assakinah untuk sosialisasi dan penggalangan donasi.

Respon masyarakat pun luar biasa. Donasi tidak hanya datang dari warga Green Menganti, tetapi juga dari perumahan sekitar seperti Swan Mas, Swan Park, Gempol Kurung, hingga warga Dusun Bandut yang berada di sekitar kawasan Green Menganti.

Batas akhir pengiriman bantuan ditetapkan Senin, 15 Desember 2025 pukul 21.00 WIB di Balai Kota Surabaya. Sejak siang hari, para pemuda telah bersiap. Namun karena donasi masih terus mengalir, mereka disibukkan dengan belanja kebutuhan, sortir, dan pengepakan bantuan. Tepat pukul 18.30 WIB, rombongan berangkat menuju Balai Kota Surabaya menggunakan mobil pick-up.

Perjuangan belum berakhir. Di kawasan Sukomanunggal, perjalanan terhenti akibat pohon tumbang yang menutup seluruh akses jalan. Mas Iqbal segera berkoordinasi dengan petugas Satpol PP. Meski harus menunggu, kesigapan petugas dan komunikasi yang baik membuat hambatan tersebut cepat teratasi.

Di saat yang sama, Michael dan Adhit terus berkomunikasi melalui telepon dan WhatsApp dengan petugas posko Balai Kota, memastikan posko tidak ditutup meskipun waktu menunjukkan mendekati pukul 21.00 WIB.

Alhamdulillah, pada pukul 20.45 WIB, rombongan Pemuda Green Menganti tiba di Balai Kota Surabaya. Dengan penuh keceriaan, Naura menyampaikan laporan kepada warga:

 “Alhamdulillah bapak-bapak dan ibu-ibu warga Green Menganti dan sekitarnya, malam ini kami telah sampai di Balai Kota Surabaya di Posko Bencana Sumatera.”

Dengan semangat, seluruh bantuan diturunkan dari mobil pick-up. Rasa lelah, letih, dan kegelisahan akibat perjalanan terbayar lunas saat amanah berhasil ditunaikan.

Malam itu, Lia selaku penggerak bersama seluruh Pemuda Green Menganti melepas penat di halaman Balai Kota Surabaya. Canda tawa bercampur haru, mata berkaca-kaca, dan seporsi nasi serta mi goreng menjadi saksi perjuangan yang dijalani dengan penuh keikhlasan.

Total donasi uang yang berhasil dihimpun mencapai Rp11.702.500, ditambah bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai. Seluruh perolehan donasi telah dilaporkan secara transparan kepada Ketua RW09 dan para Ketua Takmir. Lembaga Takmir dan RW juga turut memberikan kontribusi, khususnya untuk kebutuhan transportasi pengangkutan bantuan.

Ketua Takmir Masjid An-Nur menegaskan bahwa laporan donasi akan disampaikan kepada seluruh warga agar kepercayaan masyarakat terhadap pemuda semakin kuat dan warga merasa tenang karena bantuannya disalurkan secara amanah.

Apresiasi juga datang dari Ketua RW08 ( Kung Edi) dan Bapak Nardi selaku Ketua RW09 yang menilai bahwa Pemuda Green Menganti telah menunjukkan kerja keras, kesungguhan, serta keteladanan dalam menginisiasi dan mengeksekusi aksi kepedulian terhadap Bencana Sumatera.

Pemuda Green Menganti telah membuktikan: kepedulian bukan hanya wacana, tetapi aksi nyata.

Sumber Berita : Cak TOP  ( Dakwah Marketable)



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar