Pelatihan Perawatan Jenazah Humanis, Ringan, dan Tidak Menakutkan Sukses Digelar di Masjid An-Nur
Green Menganti, MAJELIS RAKYAT KECIL -Masjid An-Nur Green Menganti, sukses menyelenggarakan Pelatihan Perawatan Jenazah yang dikemas secara humanis, ringan, dan tidak menakutkan pada Selasa, 20 Januari, pukul 12.30–14.30 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Tim Penyuluh KUA Menganti sebagai narasumber, yang terdiri dari lima orang penyuluh.
Adapun kegiatan tersebut turut menghadirkan Tim Penyuluh KUA Menganti sebagai pemateri, yakni Abd. Wakid, Muhammad Nasir, Muhammad Abdul Mukid, Achyar Rahiqi, dan Saiful Rohman, yang masing-masing memberikan kontribusi sesuai bidang keahliannya untuk memperkuat pemahaman masyarakat serta mendukung kelancaran jalannya acara secara profesional dan terarah.
Antusiasme peserta, khususnya ibu-ibu jamaah, terlihat sangat tinggi. Hal ini tampak dari jumlah kehadiran yang cukup banyak serta banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung. Materi pelatihan disampaikan dengan metode yang mudah dipahami dan diperkuat dengan banyak praktik langsung, sehingga teori yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan aplikatif.
Materi utama disampaikan oleh Ustadz Wachid, kemudian dilengkapi dengan penjelasan dan penguatan dari anggota Tim Penyuluh KUA Menganti lainnya. Kolaborasi ini menjadikan pelatihan berlangsung secara utuh, sistematis, dan komprehensif, mulai dari pemahaman dasar hingga praktik perawatan jenazah sesuai tuntunan syariat.
Kehadiran jamaah bapak-bapak memang tidak sebanyak ibu-ibu, mengingat mayoritas sedang bekerja. Namun hal tersebut tidak mengurangi makna kegiatan, karena turut hadir dua jamaah calon modin RW 08, yaitu Gus Zaenal Abidin dan Ustadz Nurrohman, yang mengikuti pelatihan dengan penuh perhatian dan semangat.
Acara dipandu oleh Ustadz Nurroan sebagai pembawa acara, diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan sambutan dari Ketua RW 08. Selanjutnya, pemaparan materi oleh Tim Penyuluh KUA Menganti dan sesi praktik perawatan jenazah menjadi inti kegiatan. Penyampaian materi teori dilaksanakan di ruang utama masjid, sementara praktik dilakukan di serambi Masjid An-Nur.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, menandai berakhirnya pelatihan yang berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh keberkahan. Diharapkan melalui pelatihan ini, jamaah semakin siap melaksanakan kewajiban fardhu kifayah dengan benar, tenang, dan sesuai tuntunan Islam.
Cak TOP (Dakwah Marketable)
