Silaturahmi RW 08 dan RW 09 Perum Green Menganti Bahas Kebersamaan Lingkungan dan Penjajakan Layanan Internet
Green Menganti, MAJELIS RAKYAT KECIL— Kegiatan silaturahmi antara pengurus dan warga RW 08 dan RW 09 Perum Green Menganti Sabtu malam 28/02/2026 di balai RW 08 berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Pertemuan yang dihadiri sebanyak 26 peserta ini menjadi forum komunikasi bersama untuk membahas berbagai persoalan lingkungan sekaligus penjajakan rencana pengembangan jaringan internet bagi warga.
Acara diawali dengan sambutan Ketua RW 08, Bapak Abdi, yang menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kekompakan antarwilayah. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyinggung persoalan pengelolaan makam yang menjadi perhatian bersama dan memerlukan koordinasi lebih lanjut antarwarga.
Selanjutnya, Ketua RW 09, Bapak Nardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Ketua RT dari RW 08 dan RW 09 atas partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama dapat terus ditingkatkan dalam berbagai bidang, mulai dari keamanan melalui koordinasi satpam, kebersihan lingkungan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan demi terciptanya lingkungan perumahan yang aman dan harmonis.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari pihak provider internet Bridge yang menawarkan rencana pembangunan jaringan internet lingkungan. Dalam presentasinya dijelaskan dua metode pemasangan jaringan, yaitu sistem kabel bawah tanah (underground) dan pemasangan menggunakan tiang jaringan. Sistem underground dinilai lebih rapi, namun membutuhkan peta jalur pipa air serta kondisi selokan yang memadai, sementara pemasangan melalui tiang dinilai lebih memungkinkan dengan estimasi kebutuhan kurang dari 50 tiang.
Dalam sesi diskusi, Pak Suud dari RT 21 mengusulkan agar jalur pemasangan kabel dapat memanfaatkan area alam berem atau pembatas jalan agar tetap tertata rapi dan tidak mengganggu akses warga.
Bapak Hardian menyampaikan bahwa sebelum kerja sama dilanjutkan ke tahap penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pihak provider perlu memaparkan company profile secara lengkap dalam bentuk proposal resmi. Hal tersebut diperkuat oleh Bapak Rahardian, yang mengusulkan agar disiapkan dua proposal teknis terpisah, yakni konsep pemasangan underground dan pemasangan menggunakan tiang, sehingga warga dapat memahami secara jelas perbandingan teknis maupun dampaknya.
Sementara itu, Bapak Efendi selaku Ketua RT 17 menegaskan bahwa pertemuan bersama provider Bridge pada kesempatan tersebut belum menghasilkan keputusan apa pun dan masih sebatas pertemuan silaturahmi serta penjajakan awal. “Pertemuan ini masih tahap silaturahmi dan penyampaian awal, belum ada keputusan kerja sama,” ujarnya.
Pihak provider juga memaparkan keunggulan layanan yang ditawarkan, yaitu paket internet mulai Rp150.000 per bulan termasuk PPN dengan bandwidth simetris 1:1 hingga 15 Mbps, tanpa biaya instalasi, serta dukungan teknisi profesional dari kantor operasional di kawasan Swanmas.
Melalui pertemuan ini, diharapkan komunikasi antara warga dan pihak penyedia layanan dapat terus berjalan secara terbuka sehingga setiap keputusan yang diambil nantinya benar-benar mempertimbangkan kepentingan bersama serta kenyamanan lingkungan Perum Green Menganti.
