Dari Diskusi Jamaah, Masjid An-Nur Hadirkan Kajian Baru Fiqih Ibadah
![]() |
Dalam suasana santai ba’da kajian tersebut, para jamaah terlibat perbincangan hangat mengenai berbagai persoalan kasuistis dalam ibadah yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi yang awalnya ringan itu kemudian berkembang menjadi pembahasan yang lebih serius, karena banyak jamaah merasa bahwa persoalan-persoalan tersebut memerlukan penjelasan yang lebih mendalam agar dapat dipahami secara benar sesuai kaidah fiqih.
Dari percakapan tersebut muncul gagasan untuk menghadirkan kajian khusus yang membahas dasar-dasar fiqih ibadah secara lebih terstruktur. Harapannya, kajian tersebut dapat membantu jamaah memahami berbagai persoalan ibadah yang sering muncul dalam praktik sehari-hari.
Salah satu jamaah yang hadir dalam diskusi tersebut, Pak Eko Hadi, kemudian mengusulkan agar Ustadz Misnari Samawan berkenan mengisi Kajian Ahad Subuh di Masjid An-Nur. Usulan ini pun mendapat sambutan positif dari jamaah yang hadir.
Aspirasi jamaah tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Ketua Takmir Masjid An-Nur, Ustadz Sarina, dengan menghubungi Ustadz Misnari Samawan untuk meminta kesediaannya mengisi kajian mengenai dasar-dasar fiqih ibadah. Rencana ini juga disampaikan kepada Seksi Dakwah Masjid An-Nur, Ustadz Habibi, yang menyambut baik serta menyetujui pelaksanaan program kajian tersebut.
Alhamdulillah, menu dakwah Ahad Subuh di Masjid An-Nur kini semakin bertambah. Selain Kajian Kitab *Riyadhus Sholihin* yang disampaikan pada Ahad keempat oleh Ustadz Arif Firmansyah, kini hadir pula kajian pada Ahad kedua yang diasuh oleh Ustadz Misnari Samawan dengan pembahasan dasar-dasar fiqih ibadah.
Penambahan program kajian ini diharapkan dapat semakin memakmurkan Masjid An-Nur serta menumbuhkan semangat jamaah dalam menuntut ilmu dan memperdalam pemahaman agama. Ke depan, tidak menutup kemungkinan akan hadir berbagai program dakwah lainnya yang semakin memperkaya kegiatan keilmuan di Masjid An-Nur.
CAK TOP | Dakwah Marketable
